Hasil evaluasi PLI 1-3 sudah release, hasil ASA-nya turun 5 tingkat dari 131.072 ke 4.096. Alhasil, kami tetap melakukan PLI ke 4-6, namun dokter sudah membolehkan kami untuk buka KB alami pada saat masa subur saja. Pas sekali sedang bertepatan masa subur dan melakukannya 1x di hari ovulasi. Karena sedang ramadhan dan memasuki 10 hari terakhir, kami tidak fokus total kesana di hari berikutnya, sudah lewat juga masa suburnya. Dokter Indra menyarankan untuk tetap PLI sampai kehamilan trimester 2 selesai, dan segera test imunitas setelah mengetahui kehamilan terjadi.
Pada saat PLI ke 5 (9 Mei 2021), Dokter Retno (Dokter yang handle selama penyuntikan PLI di RS Sayyidah) mengarahkan segera cek obsgyn setelah siklus haid selanjutnya di hari ke 12 untuk mengecek status pematangan telur agar efektif dalam pembuahan. Namun, saat pengetikan artikel ini, saya sudah telat haid 3 hari atau sudah hari ke 36 HPHT sejak bulan April, nampaknya ini kedua kali siklus haid saya tidak normal lagi. Bulan Mei lalu, siklus haid saya 42 hari.
Baiklah, akhirnya saya dan suami sepakat dan kebetulan dana hanya mumpuni sampai test evaluasi kedua PLI. Setelah itu, kita iringi dengan konsul obsgyn untuk cek status pematangan telur dan jadwal berhubungan. Tadinya kami memutuskan untuk kembali Promil di RSCM Kencana, namun karena jarak dan biaya, melihat history kita pernah hamil normal, pertimbangan history lab kesehatan kita yang normal, akhirnya kita memutuskan untuk promil di BWCC Bekasi di hari ke 12 pada siklus haid selanjutnya. Mohon doanya, semoga selalu di mudahkan Allah, aamiin.
Komentar
Posting Komentar