Jadi, kunjungan ke 3 ini aku datang sendiri dengan hasil LH, FSH & Estradiol, hasilnya OKAY. Sebenernya dokter bertanya hasil Analis Sperma suami setelah di treatment oligocare untuk diagnosis lanjutan apakah doi harus ke Androlog atau tidak. Tapi ya, suami ku nampaknya sudah bulet untuk TTC Natural hehe. Karena aku dateng di HPHT 12, sekalian dokter ngecek kondisi rahim & sel telur lagi. Nampaknya ciri-ciri gangguan haid masih melekat. Akhirnya aku di therapy untuk membenarkan gangguan haid dulu dengen therapy Norethisteron selama 10 hari start HPHT 16 & disuruh balik kalau dalam kurun 10 hari konsumsi tersebut tidak langsung haid. Dokter Kanadi juga memberikanku Dipthen & Eturol untuk di konsumsi pada HPHT 2 selama 5 hari. Kali ini diagnosis dokter bahwa aku kurang hormon Progesteron dan setelah bertanya apakah karna makanan atau pola hidup, menurut dia kali ini merupakan autonom (gerak yang belum diketahui secara jelas penyebabnya diduga rangsangnya berasal dari dalam tubuh) jadi harus di pancing dari obat-obatan, agak gimana gitu ya bagi aku yang anti obat hehe. Sedikit galau apakah tetep mau start therapy ini apa tidak karena kok kayaknya horror banget di hari ke 10 setelah konsumsi jika tidak haid untuk balik ke dokter, LOL. Setelah curhat sama Allah kok kayanya ngerasa ikutin aja dulu. Tinggal ke suami deh, nunggu approval dia dulu.
Sempet cerita juga ke Dr. Kanadi, sejak setahun dari kuret terakhir, kami masih belum mau punya baby jadi kami melakukan kontrasepsi alami, kami masih mau coba TTC Natural karena plan punya baby juga masih bulan Desember, menurut dokter InsyaAllah masih bisa, tapi memang segalanya semua harus di persiapkan 100 hari sebelumnya. Bhaikk...mulai yakin nih pribadi gw untuk ikutin anjuran dokter. Karena bagaimanapun juga (tanpa menuhankan ikhtiar itu sendiri), bahwasanya ikhtiar tidak pernah menghianati hasil.
Mungkin rencana selanjutnya, jika bersama sepakat untuk ikut anjuran dokter, akan kembali lagi membawa hasil analisa sperma terbaru di HPHT 12 dan perkiraan di bulan Desember. Sempet tanya ke dokter tentang gambaran Inseminasi, dimana prosesnya hanya mendekatkan sel sperma yang bagus ke sel telur yang telah cukup ukuran untuk pembuahan. Pribadiku, karena kita sudah pernah TTC Natural dan aku sedikit takut membayangkan Inseminasi (terakhir papsmear mental keberanian ku rendah banget, tapi tetep sih di lakuin, hasilnya juga baik & normal Alhamdulillah). Jadi, apapun prosesnya, TTC Natural or Inseminasi or IVF, ujung-ujungnya cuma jentikan "Kun" dari Allah untuk menghidupkannya. Dari semua penjelasan Dokter Kanadi, aku & suami pun masih percaya bahwa kita masih mampu untuk TTC Natural sambil menunggu Pola Pertolongan Allah datang & mendapatkan Miracle Zone terbaik di saat yang tepat.
Terimakasih atas kesediaan membaca. Semoga Allah selalu ridho dengan semua ikhtiar dan keberkahan untuk kita semua. Aamiin yaa Mujibasailiin...
ARSIP test lab LH, FSH, Estradiol Rp 1,5 juta di prodia, beda sekitar 300rb dengan RSCM Kencana, test di lakukan HPHT 2.
ARSIP biaya konsultasi Dokter Kanadi/kunjungan Rp 479rb + USG Rp 200rb total Rp 684rb
Untuk referensi: sebenernya melakukan test lab di RSCM kencana harganya lebih murah daripada test di Prodia, Dokter juga lebih merasa lebih valid analisa sperma RSCM kencana dibandingkan Prodia.
Long story short, recurrent miscarriage ku ini tergolong unexplained reason. Karena sudah mengalami 2x tersebut, kami pun proactively ask doctor for clear guideline for next TTC & Pregnancy. But, percayalah, Allah menciptakan rahim, sperma & sel telur dengan sangat baik sehingga kita tidak perlu menyalahkan salah satunya. Karena, cuma Allah maha mematikan dan menghidupkan 😘
Komentar
Posting Komentar