Langsung ke konten utama

Single & happy!

Challenge day #6 Single & happy

Nah, pas banget nih, briefly kenapa aku sedikit merasa bosan untuk ngebolang ketika sudah berkeluarga: karena disaat temen-temen aku lulus SMA/SMK lanjut kuliah, aku lebih milih ambil kelas extension 1 tahun, disusul kerja dan 6 bulan kemudian setelah kerja langsung kuliah non-tatap muka sambil melakukan hal menyenangkan di dunia yaitu jalan-jalan. Bayangkan, 2012 aku udah bisa bolak balik menginjakkan diriku di Singapore, Thailand dengan uang sendiri. Hey, anak broken home yang bersahabat dengan nasib, ternyata sangat puas dengan perjalanan dirinya yang lebih awal dan berbeda dari yang lainnya. Jadi, kalau ada yang baru jadi travel influencer dadakan di 2 tahun kebelakang ini dan membagikan di laman social media nya, Oh dude, I started earlier with money in my pocket (all cash-no debt) and I did not do the same thing that you do nowadays, posting this and that..! Dan beberapa achievement lainnya, aku ambil contoh, ambil rumah...sudah ku lakukan sejak 5 tahun lalu...Alhamdulillah. Tidak terpostingkan pula di laman socmed pribadi ku.

Jadi, aku melakukan sesuatu yang antimainstream sudah sedari single and doing it happily. As the effect: I don't have much desire to post any-kind too much. Basi aja sih menurut gw..hahaha udah pernah ngerasain lebih duluan. Maaf ya kalo ada yang ga setuju 😁

Single ku sudah banyak terpuaskan dalam banyak hal, and I just realized that this is the best investment when I'm 27 on September this year. 

Jurnal syukur hari ini: ga pengen banyak julid, karena udah duluan happy. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keguguran berulang #2

Hari ini jadwal periksa ke Dr. Kanadi Sumapraja Spog (K) Msc, kesan pribadi: 1. Jangan pernah dengerin mitos atau omongan orang untuk mencoba diagnosa diri sendiri 2. Minta dokter tersebut memberikan edukasi tentang penyebab keguguran berulang 3. Test darah lengkap yang pernah di rekomendasikan dokter simpan dengan rapih, karena ini sangat membantu dokter untuk analisa kasus yang sedang lo alami 4. Hasil USG riwayat kehamilan dan lab pathology tiap keguguran simpan, di bawa pada konsultasi 5. Dokternya cukup komunikatif, bikin tenang dan menerangkan analogi hasil lab sesuai kondisi kami Hari ini sebenernya banyak diskusi dan edukasi dari dokter mengenai keguguran berulang, dokter bertanya bagimana pertama mengetahui setiap kehamilan, kondisi janin termasuk yolk sac  dan heart beat pada kehamilan pertama dan kedua, kondisi persiapan kuret, di kuret dengan persiapan benar atau tidak, sangat detail dan kebetulan saat itu aku bawa buku hamil pertama dan keduaku. Jadi karena pregnancy...

Program hamil #1 Suntik PLI/ILS

Hasil evaluasi PLI 1-3 sudah release, hasil ASA-nya turun 5 tingkat dari 131.072 ke 4.096. Alhasil, kami tetap melakukan PLI ke 4-6, namun dokter sudah membolehkan kami untuk buka KB alami pada saat masa subur saja. Pas sekali sedang bertepatan masa subur dan melakukannya 1x di hari ovulasi. Karena sedang ramadhan dan memasuki 10 hari terakhir, kami tidak fokus total kesana di hari berikutnya, sudah lewat juga masa suburnya. Dokter Indra menyarankan untuk tetap PLI sampai kehamilan trimester 2 selesai, dan segera test imunitas setelah mengetahui kehamilan terjadi.  Pada saat PLI ke 5 (9 Mei 2021), Dokter Retno (Dokter yang handle selama penyuntikan PLI di RS Sayyidah) mengarahkan segera cek obsgyn setelah siklus haid selanjutnya di hari ke 12 untuk mengecek status pematangan telur agar efektif dalam pembuahan. Namun, saat pengetikan artikel ini, saya sudah telat haid 3 hari atau sudah hari ke 36 HPHT sejak bulan April, nampaknya ini kedua kali siklus haid saya tidak normal lagi. Bu...

Cerita indah mencari Allah

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Ketika ku sebagai Hamba-Nya, yang kulihat hanya satu, yaitu bergerak ke titik yang Allah ridho.  2017 merupakan titik balik tahun ku untuk melangkah, bergerak ke titik-Nya. Mulai ku melangkahkan kaki ke salah satu Masjid di bilangan Jakarta Selatan, Jalan Cipaku dengan bekal bisikan kawan yang sudah memulai hijrahnya terlebih dahulu. Saat itu, ku masih tak tau bahwa banyak hijrah yang berujung pada pencarian jodoh. Aku hanya memikirkan, ketenangan hidup dan memperbaiki diri. Waktu itu, ku tak ada fikiran jodoh harus ku cari dengan cara yang baik. Fokusku hanya: menjadikan diriku baik, sehingga aku dapat berdamai dengan diri sendiri dan mencari tahu faktor dan solusi islami papa dan mamaku dapat bercerai. Akhirnya aku memutuskan untuk fokus dalam memperbaiki Tahsin (bacaan Quran), lalu ku lanjut dengan mengikuti kajian muslimah. Hobby ku mencatat, kabar baiknya adalah Ali bin Abi Thalib RA pernah berkata "Ikatlah ilmu dengan menulisnya". 3...